HOW TO BE SUCCESS

Hendra Next Generation (WordPress.com)

Pemimpin

Posted by HendrA pada September 26, 2008

Salah seorang pembicara dan pelatih kepemimpinan mendefinisikan kepemimpinan atau leadership
sebagai kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Dengan kata lain,
tingkat kepemimpinan kita sejalan dengan kemampuan kita dalam
mempengaruhi orang lain. Padahal dalam kehidupan kita sehari-hari,
sadar atau tidak sadar kita mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang
lain. Jadi, sepanjang hidup, kita akan selalu dipimpin orang lain dan
bersamaan dengan itu juga memimpin orang lain. Di tempat pekerjaan,
kita melakukan perintah atasan sebagai pemimpin kita, sementara itu di
rumah kita memimpin isteri dan anak-anak dalam keluarga kita. Jika kita
juga aktif di dalam organisasi masyarakat sebagai pemimpin maka
otomatis kita juga memimpin orang-orang dalam organisasi tersebut untuk
mencapai visi dan misi yang sudah ditetapkan.
Kemampuan untuk
memimpin itu sendiri bisa dipelajari dan dikembangkan karena
masing-masing orang mempunyai benih atau potensi sebagai seorang
pemimpin. Jika kita secara sengaja dan teratur mengembangkan kemampuan
tersebut, maka kita akan menjadi seorang leader yang efektif, yang mampu menggerakkan orang-orang untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih baik.
Beberapa
cara praktis untuk bisa mengembangkan kemampuan kepemimpinan tersebut
dapat dijabarkan secara sederhana ke dalam enam langkah sederhana yang
disingkat menjadi LEADER.

L – Learner
Seorang leader adalah seorang pembelajar. You stop learning means you stop leading. Jika anda berhenti belajar, anda berhenti memimpin. Seumur hidupnya seorang leader terus
membina dirinya lewat bacaan, pergaulan dan lingkungannya. Anda yang
ada saat ini akan tetap sama lima tahun dari sekarang kecuali anda
mengubah apa yang anda baca dan dengan siapa anda bergaul. Anda harus
secara sengaja membawa diri anda ke dalam lingkungan yang akan
membangun anda lewat bacaan dan pergaulan anda. Bacaan apa yang anda
baca selama ini? Dengan siapa saja anda bergaul selama ini?
You choose your own enviroment.
Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Jika anda bergaul
dengan seorang yang suka marah, anda juga akan terbiasa dengan sikapnya
dan tidak lama kemudian anda juga menjadi pemarah. Jika anda bergaul
dengan orang bijak, lambat laun prinsip-prinsip hidup orang tersebut
akan masuk ke dalam hidup anda dan menjadikan anda bijak. Jika anda
bergaul dengan pengusaha-pengusaha sukses, anda pun akan terbawa kepada
cara berpikir dan kebiasaan yang menjadikan mereka sukses.

E – Excellent
Suka atau tidak, seorang leader akan menjadi patokan, ukuran tindakan bagi pengikutnya. You are the pace setter. Anda yang menentukan ukuran, benchmark bagi
pengikut anda. Jika anda tidak menetapkan standar yang tinggi, jangan
berharap pengikut anda akan punya standar kerja yang tinggi juga. Jika
anda selalu terlambat tiba di tempat pekerjaan, anak buah anda juga
akan terlambat tiba di tempat pekerjaan. Jika anda sering berbohong
kepada customer anda, karyawan anda juga akan ikut melakukannya. Jika
anda selalu mencurigai karyawan anda, perusahaan tempat anda bekerja
akan menjadi tegang dan kering karena semua orang saling curiga
terhadap temannya. Manajemen salah satu hotel terkenal mempunyai
prinsip untuk menghargai dan memperhatikan karyawannya dengan baik.
Akibatnya, semua karyawannya juga mempunyai spirit yang sama
terhadap para pelanggan. Dengan sendirinya pelanggan hotel tersebut
menjadi betah dan senang untuk selalu menginap di hotel tersebut. Apa
yang anda buat akan ditiru dan diduplikasi oleh pengikut anda. Itu
sebabnya, sebagai leader anda harus punya excellent spirit, semangat untuk mengejar dan menghasilkan yang terbaik

A – Attitude
Attitude determines altitude.
Sikap anda di dalam kehidupan ini akan menentukan sejauh mana anda
mengalami kemajuan. Banyak hal yang terjadi di luar kendali anda,
tetapi anda yang menentukan bagaimana anda harus bersikap. Anda tidak
bisa mengendalikan hujan, tetapi anda yang menentukan sikap anda. Anda
bisa jengkel karena hujan, anda juga bisa bersukacita karena hujan.
Anda bisa menganggap setiap tantangan yang anda hadapi sebagai
penghalang, anda juga bisa menganggap tantangan tersebut menjadi
peluang untuk anda maju.
Aptitude opens the door, but attitude determines how wide and how long it will be.
Talenta atau keahlian anda akan membuka peluang baru bagi anda, tetapi
sikap andalah yang akan menentukan sejauh mana anda bisa berkembang di
tempat tersebut. Seringkali keberhasilan seseorang ditentukan oleh
sikapnya dalam menghadapi persoalan.

D – Dreamer
Salah satu hal yang membedakan leader dari para pengikutnya adalah kemampuannya untuk melihat jauh ke depan. Seorang leader adalah seorang dreamer. Leader sees the unseen and translates it to his followers.
Kemampuan untuk melihat sasaran yang jauh di depan dan belum terlihat
oleh mata jasmani dan kemudian mengubahnya menjadi langkah-langkah
praktis untuk mencapainya merupakan keahlian yang perlu terus
dikembangkan. Beberapa leader membutuhkan bantuan orang lain
untuk bisa menterjemahkan mimpinya menjadi langkah-langkah praktis yang
harus dilakukan. Walaupun demikian, kemampuan untuk bermimpi, untuk
melihat hal-hal yang ingin dicapai di masa mendatang harusnya menjadi
bagian sang pemimpin.

E – Encourager
Untuk mengembangkan kemampuan leadership anda juga harus menjadi seorang encourager, bukan discourager.
Ketika anak buah anda melakukan kesalahan, ia sudah merasa tertuduh.
Pada saat seperti itu, seringkali yang dibutuhkan adalah dorongan
semangat baru agar ia tidak putus asa. Be a person of solutions oriented instead of faults finding oriented. Lebih baik berfokus pada solusi daripada berusaha untuk mencari kambing hitam.

R – Responsible
Seorang leader berani
mengambil tanggung jawab. Anda tidak melemparkan tanggung jawab kepada
orang lain, apalagi kepada anak buah anda, sebaliknya anda memikul
tanggung jawab sekalipun anak buah anda yang membuat kesalahan. Sebagai
leader, seharusnya anda tidak menyalahkan anak buah anda di hadapan orang lain karena itu hanya menunjukkan kelemahan anda sebagai leader.
Salah seorang pemimpin dunia meletakkan tulisan di meja kerjanya, “The buck stops here”
semua tanggung jawab berakhir di meja ini – untuk selalu mengingatkan
dirinya bahwa dialah yang bertanggung jawab atas prestasi dan hasil
kerja anak buahnya.

Be a good leader!

   
  {sumber : http://www.leaderssite.blogspot.com}
   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: