HOW TO BE SUCCESS

Hendra Next Generation (WordPress.com)

Solusi Menghadapi Risiko Teknologi Informasi

Posted by HendrA pada September 26, 2008


I. RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI


Pada dasarnya setiap kegiatan pasti mengandung risiko dan pengendalian pada hakekatnya
diimplementasikan untuk menghindari terjadinya risiko yang dimaksud. Hal ini tidak hanya
terjadi pada operasi organisasi tetapi juga pada kehidupan manusia sehari-hari.

Merupakan suatu hal yang sering terjadi, bila suatu organisasi/ institusi tidak menyadari
kondisi ?membahayakan? tersebut. Hal tersebut karena kebiasaan kita untuk menyadari bahwa
suatu kondisi/ kejadian merupakan bahaya bila kondisi atau kejadian tersebut telah terjadi.

Selama ini kita selalu menyandarkan diri pada apa yang dimaksudkan sebagai pengendalian
(control), dan hampir selalu merasa yakin apabila terdapat pengendalian maka segala
sesuatu akan berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut ternyata tidak selamanya benar,
sebab disamping masalah dilaksanakan atau tidaknya suatu pengendalian,
akan timbul pula masalah mengenai efektivitas pengendalian yang diterapkan tersebut.

Seperti diketahui, teknologi komputer telah berkembang amat pesat. Badan Usaha Milik Negara/
Daerah, Instansi Pemerintahan Pusat/ Daerah, demikian pula halnya dengan masyarakat umum
cenderung untuk menyandarkan diri pada sistem informasi yang berbasis komputer untuk menyatakan
hasil dari pelaksanaan program/kegiatan mereka.

Sebagai konsekuensi dari kondisi tersebut, timbul pertanyaan mengenai keterandalan (reliability)
data/ informasi yang diungkapkan sebagai laporan keuangan atau laporan manajemen yang menyatakan hasil
kegiatan yang telah dicapai suatu organisasi. Tidak mungkin suatu informasi dapat dikatakan andal atau
valid bila sumber data dan pengolahannya tidak juga andal dan valid.

Pada bagian akhir disertakan satu daftar pertanyaan yang apabila salah satunya terjawab dengan ?YA?
telah mengindikasikan bahwa suatu organisasi atau institusi menghadapi apa yang dimaksudkan dengan
risiko teknologi informasi.

II. GUGUS TUGAS EDP AUDIT

Salah satu produk dari Bagian Proyek Peningkatan Kinerja Aparatur Pengawasan BPKP-ADB-1620-INO,
adalah terbentuknya Gugus Tugas (Taskforce) EDP Auditor, yang pada saat ini bernaung di Deputi Bidang
Akuntan Negara BPKP Pusat.

Pembentukan Gugus Tugas EDP Audit didasarkan pada tujuan bahwa Badan/ Aparat Pengawasan Intern Pemerintah,
BPKP perlu dan harus dapat memiliki auditor dengan kemampuan untuk mengevaluasi keterandalan (reliability)
sistem teknologi informasi yang diterapkan oleh institusi atau badan usaha untuk menghasilkan laporan kinerja atau
laporan keuangan instansi/ badan usaha tersebut.


Selain itu, EDP Auditor BPKP bukan tidak mungkin akan dimintakan bantuannya untuk mengevaluasi kecukupan pengendalian
dalam sistem teknologi informasi, baik yang berkaitan dengan pengolahan informasi maupun proses usaha.

Dalam kaitannya dengan pemberian nilai tambah (value creation) bagi organisasi, jasa yang diberikan dapat dilanjutkan
pemberian saran perbaikan dan monitoring implementasinya guna membantu mengurangi risiko yang disebabkan oleh kesalahan,
fraud atau tindakan melawan hukum lainnya, dan kecelakaan atau insiden lainnya yang mengakibatkan suatu sistem teknologi
informasi menjadi lumpuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: