HOW TO BE SUCCESS

Hendra Next Generation (WordPress.com)

Dolar Menguat, Minyak Merosot

Posted by HendrA pada September 27, 2008

Rabu, 24 September 2008 09:46

Kapanlagi.com – Harga minyak mentah merosot pada Selasa waktu setempat, karena menguatnya dolar AS dan kekhawatiran permintaan yang mendorong aksi ambil untung (profit taking), sehari setelah minyak mentah New York mencatat kenaikan harga satu hari terbesar selama ini.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman November, jatuh US$2,76 per barel menjadi ditutup pada US$106,61.

Kontrak Oktober pada Senin, telah melambung mencatat sebuah rekor sebesar US$16,37 per barel menjadi ditutup pada US$120,92 setelah mencapai posisi tertinggi US$130.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November merosot US$2,96 pada Selasa menjadi mantap pada US$103,08 per barel. Harganya melompat US$6,43 pada Senin.

Berkembangnya keraguan tentang rencana bailout US$700 miliar untuk perusahaan-perusahaan finansial membebani pasar berjangka.

Kenaikan harga besar-besaran di pasar New York pada Senin, sebagian didorong oleh harapan bahwa rencana penyelamatan tersebut akan mengamankan ekonomi terbesar dunia (AS) dari kejatuhan, yang pada gilirannya akan memicu permintaan energi.

Pada waktu yang sama, kekhawatiran tentang biaya penyelamatan terhadap ekonomi Amerika dan apakah itu akan bekerja, telah mendorong dolar turun tajam.

Rally pada Senin juga didorong oleh faktor teknik karena kontrak minyak New York untuk pengiriman Oktober telah berakhir pada Senin.

“Sebuah pelemahan dolar, kebingungan tentang munculnya rencana bailout dan berlanjutnya penutupan kekurangan produksi setelah badai baru-baru ini, seluruhnya bergabung menekan keras para pemegang short positions berlari untuk menutupnya,” kata Mike Fitzpatrick, analis di MF Global.

Dolar AS rebound pada Selasa, menekan harga minyak, menurunkan permintaan minyak yang dihargakan dalam dolar dari para pembeli yang menggunakan mata uang lemah.

“Minyak melemah (pada Selasa), koreksi setelah (Senin) membumbung dan mencatat kenaikan historis, dengan berkembangnya kekhawatiran tentang rencana bailout utang sektor finansial AS,” kata Michael Davies dari broker Sucden di London.

“Di sana banyak, termasuk kami, yang merasa bahwa optimisme kami telah terlihat sejak berita rencana pecah Kamis lalu.”

“Rencana AS masih jauh dari kepastian dan tidak akan membantu kerusakan ekonomi riil akibat gejolak baru-baru ini,” kata dia.

Ketua Federal Reserve Ben Bernanke dan Menteri Keuangan Henry Paulson mengatakan kepada Kongres dalam sebuah dengar pendapatan dengan senat Selasa, bahwa persetujuan rencana penyelamatan US$700 miliar sangat diperlukan untuk mencegah ekonomi AS dari penurunan lebih lanjut.

Kekhawatiran pasokan juga menekan harga minyak. Produksi minyak mentah AS di Teluk Meksiko masih belum pulih ke produksi normal 1,3 juta barel per hari, 3 pekan setelah badai Gustav dan Ike melanda kawasan tersebut.

Pada Selasa, 2 per 3 produksi di Teluk masih off-line, dibandingkan dengan 75% pada Senin, kata departemen dalam negeri AS.

“Pasar mengkhawatirkan tentang ketatnya pasokan akibat badai Ike dan Gustav ditambah kekhawatiran badai tropis lainnya yang dapat menjadi sebuah masalah,” kata Phil Flynn, analis Alaron Trading. (*/meg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: