HOW TO BE SUCCESS

Hendra Next Generation (WordPress.com)

Inpex Jepang Perlu Didekati Untuk Bantu Kelola Gas NTT

Posted by HendrA pada September 27, 2008

Sabtu, 27 September 2008 16:59

Kapanlagi.com – Pemda Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu segera mendekati perusahaan sumber daya raksasa Jepang, Inpex untuk membangun pengolahan gas alam cair (LNG–Liquid Natural Gas) atau kilang minyak di wilayah Pulau Timor bagian barat, kata Ketua Pokja Celah Timor, Ferdi Tanoni di Kupang, Sabtu.

Menurut dia, pendekatan dengan Inpex Jepang itu penting karena perusahaan raksasa tersebut telah ditunjuk pemerintah Indonesia untuk melakukan eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) di ladang Masela yang merupakan salah satu ladang gas terbesar di Laut Timor, selain Bayu Undan dan Greater Sunrise.

Pernyataan Ketua Pokja Celah Timor itu sekaligus menanggapi telah terealisasinya pembangunan pengolahan gas alam cair (LNG) di Darwin, Australia Utara bernilai US$12 miliar oleh Inpex Jepang.

Sebelumnya, sebuah perusahaan raksasa minyak dari Amerika Serikat, Conoco Philips membangun pabrik gas LNG di Pelabuhan Darwin dengan nilai investasi sekitar US$5 miliar untuk mengolah gas yang diambil dari ladang gas Bayu Undan di Laut Timor untuk kemudian dikirim ke Tokyo Electric Jepang.

Pabrik gas ini telah berproduksi sejak 3 Februari 2006 dan setiap sepuluh hari dikirim 125.000 kaki kubik gas untuk jangka waktu 20-30 tahun ke Jepang.

Tanoni yang juga Direktur Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) itu mengatakan, Chief Minister (Ketua Menteri) Australia Utara, Paul Henderson di Darwin, Jumat (26/9), mengumumkan bahwa Kota Darwin telah dipilih sebagai lokasi pabrik pengolahan gas LNG oleh Inpex Jepang senilai US$12 miliar.

Menurut Henderson, pabrik LNG ini merupakan proyek terbesar dalam sejarah investasi tunggal swasta di Australia.

Dalam penjelasannya, pabrik pengolahan gas tersebut akan menciptakan 2 ribu lapangan kerja pada masa konstruksi yang menurut rencana akan mulai dilaksanakan pada 2010 dan akan menampung 300 tenaga kerja tetap setelah pabrik itu berproduksi.

“Proyek ini untuk memproteksi ekonomi kita dan juga memberikan proteksi terhadap lingkungan kita,” kata Henderson seperti dikutip Tanoni dari Northern Territory News.

Presiden Inpex Jepang, Nakori Kuroda pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya memilih Darwin sebagai lokasi pabrik gas LNG karena negara bagian Australia Utara itu dapat memberikan kepastian tentang kestabilan sosial dan politik.

Menteri Sumber Daya Australia, Martin Ferguson melukiskan hal itu sebagai upaya Jepang membantu Australia menjadi sebuah ‘super power energi’ di dunia.

Mengutip Northern Territory News, Tanoni yang juga penulis buku ‘Skandal Laut Timor, Barter Politik Ekonomi Canberra-Jakarta, 2008’ itu mengatakan, pembangunan pabrik gas alam cair di Darwin itu memberikan sumbangan sekitar US$50 miliar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Australia Utara dalam 2 dekade mendatang.

“Sebenarnya, pembangunan pabrik gas LNG di Darwin itu telah terjadi persaingan yang tajam antara Pemerintah Australia Utara dan Australia Barat yang sama-sama menginginkan akan investasi sebesar US$12 miliar di wilayah mereka masing-masing,” katanya.

Pada awal mulanya, tambahnya, Inpex Jepang telah berencana untuk membangun pabrik gas LNG di Kepulauan Maret dekat Kimberley di Australia Barat, namun Inpex Jepang mengalihkan ke Darwin setelah berlangsungnya sebuah pertemuan rahasia antara Inpex Jepang dengan mantan Chief Minister Australia Utara, Clare Martin pada September 2007 lalu.

“Jika saja Pemda NTT dapat melakukan pendekatan dengan Inpex Jepang, maka tidak tertutup kemungkinan pembangunan pabrik gas LNG dari ladang Masela yang bernilai investasi belasan miliar dolar AS bisa dibangun di Timor Barat karena letaknya di Laut Timor,” kata Tanoni. (*/meg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: