HOW TO BE SUCCESS

Hendra Next Generation (WordPress.com)

Putusan Kasus Liga Inggris Bersifat Independen

Posted by HendrA pada September 27, 2008

Jum’at, 19 September 2008 06:33

Kapanlagi.com – Anggota Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) perkara siaran eksklusif liga Inggris Benny Pasaribu menegaskan putusan yang diambil majelis bersifat independen dan tidak menguntungkan pihak manapun kecuali konsumen.

“Kami siap memberi keterangan kepada KPK. Kami mengambil putusan itu secara independen dengan fakta dan bukti yang ada,” katanya kepada wartawan di Kantor KPPU di Jakarta, Kamis (18/9).

Menurut dia, putusan perkara siaran eksklusif liga Inggris di televisi berlangganan Astro yang dibacakan pada 29 Agustus lalu itu tidak dipengaruhi oleh pihak lain.

“Tidak akan sempat negosiasi apa pun. Ini bukan pesanan siapa pun. Putusan ini tidak menguntungkan siapa-siapa kecuali konsumen yang sudah berlangganan Astro selama ini,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Benny, permintaan ganti rugi yang diajukan oleh pelapor (Indovision, Telkomvision dan IndosatM2) sebesar Rp1,2 triliun tidak dipenuhi oleh KPPU mengingat tidak cukup bukti dan fakta yang mendukung.

“Kita tidak bisa penuhi itu karena fakta dan buktinya tidak cukup, kita melindungi persaingan usaha dan konsumen saja,” tegasnya.

Perkara tersebut berawal dari adanya laporan kepada KPPU tentang dugaan pelanggaran Undang-undang Anti Monopoli dan Persaingan Usaha yang tidak sehat terkait tayangan Liga Inggris secara eksklusif pada televisi berbayar Astro (PT Direct Vision/PT DV) untuk musim 2007-2010.

Atas terjadinya siaran eksklusif tersebut, Indovision, Telkomvision, dan IndosatM2, serta beberapa kelompok masyarakat melaporkan dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat kepada KPPU.

KPPU kemudian melakukan Pemeriksaan Pendahuluan pada tanggal 29 Januari – 12 Maret 2008, dilanjutkan hingga perpanjangan Pemeriksaan Lanjutan sampai dengan tanggal 18 Juli 2008.

Pada 29 Agustus lalu, KPPU memutuskan bahwa PT Direct Vision dan Astro Nusantara tidak memonopoli siaran Liga Inggris. Pihak yang dinilai bersalah melakukan persaingan tidak sehat adalah ESPN Star Sport dan All Asia Multimedia Networks yang merupakan perusahaan yang memegang pembagian hak siar untuk Indonesia.

Keduanya dinilai terbukti tidak melakukan proses tender yang kompetitif di antara operator televisi Indonesia sehingga bisa menimbulkan praktik persaingan usaha tak sehat dan monopoli di Indonesia.

Oleh karena itu, KPPU memerintahkan AAMN untuk menjaga dan melindungi kepentingan konsumen TV berbayar di Indonesia dengan tetap mempertahankan kelangsungan hubungan usaha dengan PT Direct Vision dan tidak menghentikan seluruh pelayanan kepada pelanggan yang artinya ada kemungkinan Astro TV bisa kembali menyiarkan Liga Inggris. (kpl/rif)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: