HOW TO BE SUCCESS

Hendra Next Generation (WordPress.com)

Posts Tagged ‘Ekonomi’

HOW TO BE SUCCESS › Tools — WordPress

Posted by HendrA pada Januari 6, 2009

HOW TO BE SUCCESS › Tools — WordPress.

Posted in Akuntansi, Artiel Motivasi, Artikel Ekonomi, artikel Motivasi, Artikel Rohani, Berita, Hendra | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Financial Management

Posted by HendrA pada Oktober 8, 2008

Financial Management

 

Corporate Finance
Lecture 1

 

Course Outline

 

Overview and Financial Environment

Risk and Rate of Return

Valuation (Bonds and Stocks)

Cost of Capital

Capital Budgeting

Capital Structure and Leverage

Dividend Policy

Why Do We Study
Finance?

Finance is about valuation.

Financial management is decision
making on the choice of assets and liabilities to maximize the value of the
firm.

Finance useful in managing risk.

untuk melihat ppt nya, klik disini : financial-analysis


Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Kondisi Ekonomi dan Sosial Indonesia (April 2008)

Posted by HendrA pada September 25, 2008

World Bank: Sejak terjadinya krisis keuangan 1998 di Asia Timur, Bank Dunia telah menerbitkan East Asia Update (Informasi terkini Asia Timur) yang memuat analisis yang jauh ke depan tentang kondisi ekonomi dan sosial dari kawasan ini. Laporan ini berfokus pada kemajuan ekonomi yang telah dicapai oleh negara-negara yang terkena dampak krisis setiap enam bulan sekali, dengan tujuan untuk memberikan data terkini mengenai prioritas dari negara-negara utama dan kawasan ini. lebih lengkap dapat diakses di halaman ini

indonesiaesupresentationapr20081

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Untuk Pertama Kali Harga Minyak Tembus US$ 140

Posted by HendrA pada September 25, 2008

Jurnal-ekonomi.org – Untuk pertamakalinya harga minyak tembus angka SU$ 140 per barrel setelah Libya akan mengurangi produksi dan prediksi OPEC bahwa harga minyak akan tembus US$ 170 per barrel pada musim panas ini. Kenaikan harga minyak mentah (crude oil) juga didorg oleh pelemahan nilai dolar AS terhadap Euro. Menurut Presiden Excel Futures di California, kenaikan ini terjadi akibat kombinasi ketiga hal tersebut.

Tren harga minyak yang semakin tinggi semakin memperburuk perekonomian dunia, khususnya negara-negara dunia ketiga dan penduduk miskin. Karena itu perlu upaya untuk menahan laju kenaikan harga minyak. Hanya saja karena harga minyak dikendalikan para spekulan, maka upaya untuk menurunkan sangat sulit kecuali suatu saat nanti lantai bursa komoditas ditutup.

Menurut analisis Jurnal Ekonomi Ideologis, tidak logis hanya karena Libya akan menurunkan produksi harga minyak langsung naik. Lebih tidak logis lagi saat sektor riil mengalami penurunan aktivitas, bahkan berbagai negara menurunkan target pertumbuhan ekonominya, harga minyak menjadi jauh lebih tinggi.

Pernyataan OPEC tentang kemungkinan harga minyak naik hingga US$ 170 lebih didasarkan kepada faktor spekulasi dan pelemahan nilai dolar. Karenanya, para spekulan minyak di bursa komoditas memanfaatkan faktor psikologis ini untuk semakin menggerek harga minyak ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan menjadikan isu apapun untuk menaikan harga minyak atau waktu yang tepat untuk melakukan aksi ambil untung.

Kenaikan harga minyak yang tidak terkendali dan sangat merugikan dunia khususnya penduduk miskin, harus dilawan dengan menghadirkan sistem alternatif, yakni sistem Khilafah. Riba dan judi yang mendominasi perekonomian dunia merupakan bagian tak terpisahkan dari hegemoni dan metode penjajahan negarta-negara Kapitalis terhadap dunia. Karena itu penghapusan bursa komoditas dan sektor finansial dan penegakan sistem Khilafah harus menjadi agenda masyarakat dunia khususnya kaum muslimin. [Jurnal Ekonomi Ideologis/HM]

REFERENSI

CNN Money 26 Juni 2008, Oil hits $140 for the first time

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Data Tingkat Kejatuhan Bursa Saham Dunia 2008

Posted by HendrA pada September 25, 2008

Selama Januari-Agustus 2008, bursa saham dunia mengalami kegoncangan yag membuat panik para pelaku di latai bursa, dunia usaha, dan berbagai negara utama dunia, termasuk Indonesia. Tercatat Bursa saham Cina mengalami kerontokan indeks paling besar 50,58%. Sedangkan bursa saham Indonesia menempati posisi keenam dengan penurunan IHSG sebesar 19,61%.

Menurut laporan Standard & Poor’s (9/2/2008) selama Januari 2008, bursa saham dunia mengalami kerugian sebesar US$ 5,2 trilyun. Jika data kerugian bursa saham dihitung hingga bulan ini, tentu tingkat kerugian menjadi lebih besar lagi. Inilah ekonomi semu (non riel) yang mendomiasi perekonomian Kapitalisme. Perekonomian yang dikecam Allah SWT karena menghalalkan apa yang diharamkan Allah (Lihat QS al-Baqarah 275).

Berikut data kejatuhan bursa saham Januari-Agustus 2008:

Urutan penurunan indeks saham itu adalah:

1. Shanghai, China turun 50,58%
2. Shenzen, China turun 49,24%
3. PSEi, Filipina turun 25,65%
4. KLCI, Malaysia turun 21,97%
5, Hangseng Indeks, Hong Kong turun 20,59%
6, IHSG turun 19,61%
7. STI Singapura turun 18,48%
8. SETI Thialand turun 18,06%
9. Taiex, Taiwan Turun 15,55%
10. Nikei 225, Jepang turun 13,98%
11. Dow Jones turun 10,04%.

Dari sisi nilai kapitalisasi pasar penurunan terbesar adalah:

1. Shanghai turun 45,81%
2. Shenzen turun 41,77%
3. Filipina turun 28,41%
4. SETI turun 26,34%
5. Bursa Malaysia turun 23,30%
6. Hong Kong Exchange turun 22,89%
7. Singapore Exchange turun 18,63%
8. BEI turun 14,23%
9. TSE turun 13,04%
10. Taiwan SE turun 5,86%
11. NYSE naik 11,61%.

Bacaan terkait: Goncangan Pasar Global dan Urgensi Khilafah

Referensi:

Detik Finance (11/8/2008), Bursa Saham Dunia Berjatuhan di 2008, IHSG Turun 19,61%

Posted in artikel Motivasi, Ekonomi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Ekonomi dan Penanaman Modal

Posted by HendrA pada September 23, 2008

KETENTUAN TATA CARA PENANAMAN MODAL
I. UMUM
Calon penanaman modal dalam mengajukan permohonan PMDN dan PMA berpedoman kepada:

  1. Negatif List of Investmen
  2. Bidang/Jenis usaha yang dicadangkan untuk usaha kecil dan bidang jenis usaha yang terbuka untuk usaha menengah atau usaha besar dengan syarat kemitraan.
  3. Ketentuan lain yang dikeluarkan oleb Pemerintah Propinsi Riau dan/atau Pemerintah Republik Indonesia mengenai teknis yang bersangkutan.

Jenis-jenis persetujuan dan izin penanaman modal terdiri dari:

  1. Surat Persetujuan Penanaman Modal Dalam Negeri ( SP . PMDN ) atau Surat Penanaman Modal Asing (SP. PMA)
  2. Persetujuan Pelaksanaan Penanaman Modal
    b .1 Yang di terbitkan oleh Meninves/Kepala BKPM dan Ketua BKPMD yaitu :

  • Persetujuan Pemberian Fasilitas Pembebasan Bea Masuk dan Fasilitas perpajakan atas pengimporan barang modal.
  • Persetujuan Pemberian Fasilitas Pembebasan Bea Masuk Atas pengimporan bahan baku dan/atau bahan penolong untuk keperluan produksi 2 (dua) tahun berdasarkan kapasitas terpasang.
  • Persetujuan Pemberian Fasilitas Pajak Penghasilan yang ditanggung oleh Pemerintah untuk usaha industri tertentu.
  • Angka Pengenal Importir Terbatas (APIT).
  • Keputusan tentang Rencana – Penggunaan Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (RPTK.
  • Keputusan tentang Izin Kerja Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang ( IKTA).
  • Izin Usaha Tetap( IUT), Izin Usaha Perluasan dan Perbaharuan IUT.
    b.2. Yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota/Kabupaten.

  • Izin Lokasi
  • Undang-Undang Gangguan (UUG)/H0.
  • Izin Mendirikan Bangunan

II. PERSYARATAN PERMONONAN PENANAMAN MODAL
A. PERSYARATAN PERMOHONAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI ( PMDN )

  1. Permohonan penanaman modal baru dalam rangka PMDN dapat diajukan kepada Meninves/Kepala BKPM atau Ketua BKPMD.
  2. Dalam hal permohonan penanaman modal yang berlokasi di 2 (dua) Propinsi atau lebih diajukan kepada Meninves/Kepala BKPM.
  3. Permohonan diajukan dalam 2 (dua) rangkap dengan menggunakan formulir model I/PMDN dengan dilengkapi dengan lampiran sebagai berikut :
    Bukti Diri pemohon

    • Rekaman Akta Pendirian Perusahan dan Perubahannya untuk perusahaan yang berbentuk PT, BUMN/BUMD, Cv, Fa, atau
    • Rekaman anggaran dasar bagi badan usaha Koperasi; atau
    • Rekaman Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) untuk perorangan.
  4. Surat Kuasa dari yang berhak apabila penandatangan permohonan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri.
  5. Rekaman Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) pemohon.
  6. Uraian :
    • Proses Produksi yang dilengkapi dengan bagan alir proses, serta mencantumkan jenis bahan baku/bahan penolong, bagi industri pengolahan; atau
    • Uraian kegiatan usaha, bagi kegiatan dibidang jasa.
  7. Persyaratan dan/atau ketentuan sektoral tertentu yan dikeluarkan oleh pemerintah seperti yang tercantum antara lain dalam Buku Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penanaman Modal.
  8. Bagi bidang usaha yang dipersyaratkan kemitraan.
    • Kesepakatan/perjanjian kerjasama tertulis mengenai kesepakatan bermitra dengan usaha kecil, yang antara lain memuat nama dan aiamat masing-masing pihak, pola kemitraan yang akan digunakan, hak dan kewajiban masing- masing pihak, dan bentuk pembinaan yang di berikan kepada usaha kecil.
    • Akte pendirian atau perubahaannya atau risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mengenai penyertaan usaha kecil sebagai pemegang saham, apabila kemitraan dalam bentuk penyertaan saham.
    • Surat pernyataan diatas materai dari usaha kecil yang menerangkan bahwa yang bersangkutan memenuhi kriteria usaha kecil sesuai dengan Undang-Undang nomor 9 Th 1995.
    • Bagi permohonan yang memenuhi persyaratan, Meninves/Kepala BKPM atau Ketua BKPMD Propinsi akan menerbitkan Surat Persetujuan Penanaman Modal Dalam Negeri (SP.PMDN)

B. PERSYARATAN PERMOHONAN PENANAMAN MODAL ASING (PMA).

  1. Permohonan Penanaman Modal baru dalam rangka PMA dapat diajukan oleh :
    • Warga Negara Asing dan/atau
    • Badan Hukum Asing dan/atau
    • Perusahaan PMA dan/atau
    • Warga Negara Asing dan/atau Badan Hukum Asing dan /atau perusahaan PMA bersama dengan Warga Negara Indonesia dan/atau badan Hukum Indonesia (dalam bentuk joint Venture).
  2. Permohonan Penanaman Modal Baru dalam rangka PMA dapat diajukan kepada:
    • Meninves/Kepala BKPM; atau
    • Kepala Perwakilan RI setempat; atau
    • Ketua BKPMD setempat
  3. Dalam hal permohonan baru yang berlokasi di 2 (dua) propinsi atau lebih diajukan kepada Meninves/Kepala BKPMD.
  4. Permohonan Penanaman Modal Baru Tersebut diajukan 2 (dua) rangkap dengan menggunakan formulir model I/PMA.
  5. Bagi permohonan yang memenuhi persyaratan maka meninves kepala BKPM atau Kepala Perwakilan Republik Indonesia setempat atau Ketua BKPMD setempat selambat-lambatnya dalam 10 (sepuluh) hari kerja sejak permohonan diterima dengan lengkap dan benar akan menerbitkan surat persetujuan penanaman modal asing (SP. PMA).
  6. Jangka waktu PMA 30 Tahun dan dapat diperpanjang kembali.

III. PENANAMAN MODAL DI DAERAH KAWASAN BERIKAT DAN DI KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU (KAPET)

  1. Permohonan pananaman modal baik untuk PMDN maupun PMA diajukan kepada dan diajukan Kepada BP-KAPET bagi yang berIokasi di KAPET.
  2. Penyelenggara kawasan Berikat atau Kapet yang telah mendapat pelimpahan kewenangan, menilai permohonan proyek baru, perluasan dan perubahan dalam rangka PMDN, serta memberikan persetujuan atas nama Meninves/Kepala BKPM.

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Ekonomi

Posted by HendrA pada September 23, 2008

Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagai ilmu ekonomi.

Manusia sebagai makhluk sosial dan Makhluk ekonomi

Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi pada hakekatnya selalu menghadapi masalah ekonomi . Inti masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas , sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas .

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga jumlah kebutuhan seseorang berbeda dengan jumlah kebutuhan orang lain , antara lain :

Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi

1.Tindakan Ekonomi

 Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan.
 contoh : Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal .
 Tindakan ekonomi terdiri atas 2 , yaitu :
 1.Tindakan ekonomi Rasional , yaitu setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan
   kenyataannya demikian .
 2.Tindakan ekonomi Irrasional , yaitu setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan
   ternyata tidak demikian .

2. Motif Ekonomi

 Motif ekonomi adalah alasan / tujuan seseorang sehingga seseoraang itu melakukan tindakan ekonomi . Motif ekonomi ada
 2 macam , yaitu :
 1.Motif Intrinsik , yaitu keinginan melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri .
 2.Motif ekstrinsik, yaitu keinginan melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain .
 Ada beberapa macam motif :
 *Motif memenuhi kebutuhan
 *Motif memperoleh keuntungan
 *Motif memperoleh penghargaan
 *Motif memperoleh kekuasaan
 *Motif sosial / menolong sesama]]

3. Prinsip Ekonomi

 Prinsip ekonomi adalah pedoman melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal .

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »